Siapa saja yang bisa terkena gangguan pencernaan? Apa penyebabnya?

0 Comments

Tentang Pencernaan

Gangguan pencernaan atau disebut sebagai dispepsia merupakan suatu kondisi umum yang terjadi karena tubuh mengalami kesulitan untuk mencerna makanan. Saluran   gastrointestinal merupakan organ yang berperan dalam pencernaan, di sinilah tempat terjadinya gangguan.

Orang yang mengalami gangguan pencernaan, perut bagian atasnya akan merasa tidak nyaman. Siapapun bisa terkena penyakit ini. Penyebab yang diderita seseorang berbeda-beda berdasarkan kasusnya.

Siapa saja yang bisa terkena gangguan pencernaan?

Sebenarnya semua orang dengan segala jenis kelamin maupun usia pasti akan mengalami gangguan pencernaan dalam hidupnya. Namun, risiko gangguan akan meningkat bagi golongan berikut.

-Orang dengan konsumsi alkohol berlebihan

-Mengonsumsi obat yang dapat mengiritasi lambung

-Penderita maag atau kelainan pada saluran pencernaan

-Orang dengan masalah emosional seperti gangguan kecemasan dan depresi

Apa penyebab terjadinya gangguan pencernaan?

Gangguan pencernaan terjadi karena beberapa faktor mulai dari gaya hidup, obat-obatan, sampai penyakit. Berikut penjelasan lengkapnya

Faktor gaya hidup:

1. Cara makan

Cara makan seseorang ternyata bisa mempengaruhi sistem pencernaan. Makan terlalu cepat dan porsinya terlalu banyak dapat membuat perut terasa tidak nyaman. Selain itu, makanan yang mengandung banyak lemak dan makan tak terkendali saat stres juga dapat menyebabkan timbulnya gangguan pencernaan.

2. Banyak minum alkohol

Alkohol menjadi salah satu minuman yang tidak sehat dan sering menimbulkan masalah kesehatan termasuk terganggunya sistem pencernaan. Walaupun alkohol termasuk jarang di Indonesia tapi banyak juga yang mengkonsumsinya bahkan tak jarang minum alkohol oplosan yang sangat tidak sehat. Alkohol dapat mengiritasi lapisan lambung yang kemudian akan membuat pencernaan terganggu. Oleh karena itu, hindari itu dan ganti kebiasaan minum alkohol dengan minum air putih.

3. Suka memakai pakaian yang ketat

Sebagian wanita suka menunjukkan lekukan tubuhnya sehingga pakaian ketat menjadi pilihan agar bisa terlihat seksi. Tahukah Anda, bahwa pakaian ketat juga bisa menyebabkan pencernaan terganggu Alasannya karena pakaian khususnya celana ketat dapat menekan perut sehingga dikhawatirkan makanan yang telah terisi penuh di perut naik masuk ke kerongkongan.

4. Merokok

Sama seperti alkohol, merokok juga dapat mengiritasi lapisan lambung yang dapat mengganggu pencernaan. Sebaiknya Anda perlu meninggalkan kebiasaan merokok agar pencernaan menjadi normal kembali dan bebas dari gangguan

5. Stres

Stres bisa menghampiri siapa saja dan ini merupakan masalah kesehatan mental. Kebanyakan orang jika mengalami stres melampiaskannya pada makanan ataupun alkohol.

Mereka menganggap makan banyak dan minum banyak alkohol bisa membuat dirinya lebih tenang dan seolah masalah hilang. Padahal makan terlalu banyak dan minum alkohol menjadi penyebab terjadinya gangguan pencernaan.

Faktor konsumsi obat-obatan :

Beberapa obat-obatan dapat membuat orang yang mengonsumsinya mengalami sistem pencernaan yang terganggu terlebih jika dikonsumsi terus menerus akan berdampak pada iritasi lambung.

Perhatikan obat-obatan berikut yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan.

– obat pereda nyeri seperti ibuprofen dan naproxen

– antibiotik tertentu

– obat steroid

– esterogen

– obat tiroid

Faktor penyakit:

1. Bisul

Bisul tidak hanya muncul pada permukaan kulit saja, namun bisa juga muncul di lapisan perut, usus kecil atau kerongkongan.

3. Gastritis

Gastritis merupakan penyakit peradangan yang terjadi pada lapisan perut.

4. Infeksi

Gangguan pencernaan bisa terjadi karena adanya infeksi dari bakteri Helicobacter pylory.

5. Sindrom iritasi usus

Adanya penyakit sindrom iritasi usus yang memiliki gejala sakit perut, kembung, sembelit, dan diare menjadi penyebab saluran pencernaan menjadi terganggu.

6. Penyakit GERD

GERD merupakan penyakit refluks gastroesofageal yang menyebabkan makanan dan minuman naik kembali ke perut kemudian dalam bentuk asam naik ke kerongkongan sesaat setelah makan dan minum. Refluks asam ini membuat penderitanya muntah dan menyebabkan mulas.